Cara Membuat Kayu Gaharu Menjadi Minyak Gaharu

3 Cara Membuat Kayu Gaharu Menjadi Minyak Gaharu



Kayu gaharu merupakan salah satu bahan baku untuk menghasilkan minyak gaharu yang termasuk salah satu jenis minyak atsiri. Minyak gaharu dihasilkan dari proses penyulingan. Minyak atsiri juga dikenal sebagai minyak eterik (aetheric oil), minyak esensial (essential oil), minyak terbang (volatile oil), serta minyak aromatik (aromatic oil), diantara kelompok minyak tersebut merupakan minyak nabati. Minyak-minyak ini berupa cairan kental namun bisa menguap pada suhu ruangan. Minyak atsiri ini menjadi bahan untuk aromaterapi yang bisa digunakan untuk kegiatan seperti yoga atau ayurveda.
Minyak gaharu merupakan hasil dari proses penyulingan, dengan proses yang baik hal ini akan menghasilkan minyak atsiri yang terjamin mutunya. Dibawah ini ada 3 cara membuat kayu gaharu menjadi minyak gaharu, diantaranya:

1. Metode Water Distillation
Metode ini merupakan cara melakukan proses penyulingan yaitu dengan cara memasukkan bahan baku, namun bahan baku yang digunakan adalah bahan baku layu dan juga bisa juga kering. Masukan bahan ke katel penyuling dan isikan dengan air lalu untuk direbus. Nanti akan ada uap yang keluar dari katel, yang dialirkan dengan pipa yang dihubungkan dengan kondensor. Uap tersebut berisi campuran uap air dan juga minyak, dan nantinya akan terkondensasi hingga mencair. Cairan minyak dan air tersebut dipisahkan dengan alat separator untuk memisahkan minyak. Biasanya metode ini digunakan untuk menyuling minyak aroma terapi, seperti halnya menyuling minyak aromaterapi smawar dan melati. Pastikan katel bahan yang terbuat dari anti karat.

2. Metode Water and Steam Distillation
Metode Water and Steam Distillation merupakan salah satu metode penyulingan dengan air dan uap, atau bisa juga disebut dengan sistem kukus. Sebenarnya seperti sistem rebus, namun bahan baku dan air tidak bersinggungan dan dibatasi tempat kukusan seperti halnya Anda mengkukus makanan. Cara ini sering dilakukan dan paling banyak digunakan, karena metode ini hanya membutuhkan air sedikit sehingga menyingkat waktu produksi. Biasanya metode ini dilengkapi dengan sistem kohobasi yang merupakan sistem dimana air kondensat yang keluar dari separator akan masuk kembali secara otomatis kedalam agar meminimkan air. Cara ini lebih menguntungkan dari pihak produksi bebas dari proses hidrolisa pada komponen minyak atsiri. Metode sangat baik sekali dan juga uap yang dihasilkan stabil.

3. Metode Direct Steam Distillation
Metode Direct Steam Distillation merupakan penyulingan dimana bahan baku tidak kontak langsung dengan air ataupun dengan api. Namun, hanya uap dengan tekanan tinggi yang dapat difungsikan menyuling minyak. Dalam membuat uap yang memiliki tekanan tinggi pada sebuah boiler, yaitu uap mengalir melalui pipa dan akan masuk kedalam katel yang terisi dengan bahan baku. Nantinya uap yang keluar akan dihubungkan dengan kondensor, agar minyak terpisah dengan air yaitu dengan menggunkan separator dan disesuaikan dengan berat jenis minyak. Proses ini cukup lama yaitu sekitar 72 jam pros penyulingan, namun jika sudah selesai proses penyulingan diselesaikan. Waktu pertama mendapatkan minyak, minyak masih terdapat sisa-sisa kayu gaharu. Maka dari itu, usahakan minyak di jemur pada terik matahari 10 sampai 15 menit didalam botol tertutup.
Dalam metode-metode yang digunakan proses penyulingan ini merupakan suatu hal yang sangat sederhana dan mudah. Yaitu dengan alat distilasi skala kecil yang mudah didapatkan seperti stainless steel food grade jika menggunakan dengan sistem kukus (water and steam distillation), metode ini merupakan metode terbaik untuk menghasilkan kualitas minyak yang bagus dan segar. Peralatan penyulingan metode kukus (water and steam distillation) yaitu dengan wadah bahan tanaman (bio container) yang seluruhnya dimasukkan ke dalam wadah pendidih air (boiler).

tips menanam pohon yang baik di semarang

Posisikan pohon:

  1. Singkirkan sisa-sisa karung goni dari akar pohon pada tahap ini.
  2. Pastikan Anda memosisikan pohon setegak mungkin. ...
  3. Pertimbangkan untuk menggunakan waterpass untuk mengukur apakah pohon sudah diposisikan dengan benar. ...
  4. Gunakan tonggak kayu untuk membantu pohon tumbuh tegak jika perlu.


bagi yang ingin menebang pohon: silahkan merapat dan hub saya:
terimakasih


Daftar kayu di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Indonesia memiliki sekitar 4.000 jenis pohon, yang berpotensi untuk digunakan sebagai kayu bangunan. Akan tetapi hingga saat ini hanya sekitar 400 jenis (10%) yang memiliki nilai ekonomi dan lebih sedikit lagi, 260 jenis, yang telah digolongkan sebagai kayu perdagangan. [1]
Berikut ini adalah daftar nama-nama kayu atau kelompok kayu menurut nama perdagangannya, sesuai dengan Lampiran Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 163/Kpts-II/2003 tanggal 26 Mei 2003 tentang Pengelompokan Jenis Kayu Sebagai Dasar Pengenaan Iuran Kehutanan; dengan beberapa penyesuaian.

Kelompok Jenis Meranti/Kelompok Komersial Satu[sunting | sunting sumber]

No.Nama PerdaganganNama IlmiahNama-nama Daerah
1.AgatisAgathis spp.Damar (Jw.), dama (Slw.), damar bindang (Klm.), damar sigi (Smt.). (Ingg.): kauri pine.
2.BalauShorea spp. (misalnya S. materialis Ridl., S. maxwelliana King, S. scrobiculata Burck); Parashorea spp.Damar laut (Smt.), semantok (Aceh), amperok, anggelam, selangan batu (Klm.)
3.Balau merahShorea spp. (mis. S. collina Ridl., S. guiso (Blanco) Bl.)Balau laut, damar laut merah, batu tuyang, putang, lempung abang. Ingg.: red selangan.
4.BangkiraiShorea spp. (mis. S. kunstleri King, S. laevis Ridley, S. laevifolia Endert); Hopea spp. (mis. H. celebica Burck, H. semicuneata Sym.)Benuas, balau mata kucing, hulo dereh, puguh, jangkang putih, kerangan (Smt.), bubuh (Bk.)
5.DamarAraucaria spp. (mis. A. cunninghamii D. Don, A. hunsteinii K.Schum.)Alloa, ningwik, pien (Pap.). Ingg.: araucaria.
6.DurianDurio spp. (terutama Durio carinatus Mast.); Coelostegia spp.Durian burung, lahong, layung, apun, begurah, punggai, durian hantu, enggang
7.GiaHomalium tomentosum (Roxb.) Benth., Homalium foetidum (Roxb.) Benth.Delingsem (Jw.), kayu batu, melunas, kayu kerbau, momala (Slw.)
8.Giam[2]Cotylelobium spp. (mis. C. burckii Heim, C. lanceolatum Craib, C. melanoxylon PierreGiam durian, resak bukit tembaga; giam padi, resak daun kecil, resak batu; giam tembaga, resak daun lebar; resak gunung
9.JelutungDyera spp.Pulai nasi, pantung gunung, melabuai
10.KapurDryobalanops spp. (di antaranya D. oblongifolia Dyer, D. sumatrensis (Gmelin) Kosterm.)Kamper (kayu), kayu kayatan, empedu, keladan
11.Kapur petanangDryobalanops oblongifolia DyerKapur guras (Smt.), kapur paya (Mly.), kelansau (Swk.)
12.KenariCanarium spp., Dacryodes spp. , Santiria spp., Trioma spp.Kerantai, ki tuwak, binjau, asam-asam, kedondong (kedundung), resung, bayung, ranggorai, mertukul
13.KeruingDipterocarpus spp. (mis. D. applanatus V.Sl., D. baudii Korth., D. elongatus Korth. dll.)Keruing arong, kekalup; Lagan sanduk, mara keluang; Keruing tempudau; tempurau, merkurang, kawang, apitong
14.KulimScorodocarpus borneensis Becc.Kayu bawang hutan (Klm.)
15.MalapariPongamia pinnata (L.) PierreMalapari
16.MatoaPometia spp.; mis. P. pinnata Forster & Forster, P. ridleyi KingKasai, taun, kungki, hatobu, kayu sapi (Jw.), tawan (Mlku.), ihi mendek (Irian Jaya)
17.MedangCinnamomum spp.Sintuk, sintok lancing, ki teja, ki tuha, ki sereh, selasihan
18.Meranti kuningShorea spp. (di antaranya: S. acuminatissima Sym., S. balanocarpoides Sym., S. faguetiana Heim, S. gibbosa Brandis, Shorea scollaris V.Sl.;Damar hitam, damar kalepek; Damar hitam katup; Bangkirai guruk, karamuku; Damar buah, mereng-kuyung; Damar tanduk. Ingg.yellow seraya.
19.Meranti merahShorea spp. (di antaranya: S. johorensis Foxw., S. lepidota BI., S. leprosula Miq., S. ovalis BI., S. palembanica Miq., S. platyclados V.Sl. ex Foxw., S. leptoclados Sym., dll.)Majau, meranti merkuyung; Meranti ketrahan; Meranti tembaga, kontoi bayor; Meranti kelungkung; Tengkawang majau; Banio, ketir; Seraya merah, campaga, lempong, kumbang, meranti ketuko, cupang. Ingg.red serayared lauan.
20.Meranti putihShorea spp. (di antaranya: S. assamica Dyer, S. bracteolata Dyer, S. javanica K. et. Val., S. lamellata Foxw., S. ochracea Sym., S. retinodes V.SI., S. virescens Parijs, S. koordersi Brandis, dll.)Damar mesegar; Bunyau, damar kedontang; Damar mata kucing, damar kaca, damar kucing; Damar tunam, damar pakit; Damar kebaong, baong, bayong, baung, belobungo, kontoi tembaga; Balamsarai, damar mansarai; Damar maja, kontoi sabang; Kikir, udang, udang ulang, damar hutan, anggelam tikus, maharam potong, pongin, awan punuk, mehing (Smt., Kal.); Damar lari-lari, lalari, temungku, tambia putih (Slw.), Damar tenang putih, hili, honi (Mlku.). Ingg.white meranti.
21.MerawanHopea spp. (mis. H. dasyrrachis V.Sl., H. dyeri Heim, H. sangal Korth., dll.)Tekam, tekam rayap; Bangkirai tanduk, emang, amang besi; Cengal, merawan telor; Ngerawan, cengal balau
22.MerbauIntsia spp. (terutama I. bijuga O.K., I. palembanica Miq.)Merbau asam, ipi (NT.), kayu besi (Papua); Ipil, anglai, maharan; Tanduk (Mlku.)
23.MersawaAnisoptera spp. (mis. A. laevis Ridl., A. marginata Korth., A. thurifera Bl.)Cengal padi, damar kunyit; Masegar (Smt.), ketimpun (Klm.), mersawa daun besar; tabok, tahan
24.NyatohPalaquium spp., Payena spp., Madhuca spp.Suntai, balam, jongkong, hangkang, katingan, mayang batu, bunut, kedang, bakalaung, ketiau, jengkot, kolan
25.PalapiHeritiera (Tarrietia) spp.; mis. H. javanica (Bl.) Kosterm., H. simplicifolia (Mast.) Kosterm., H. littoralis Ait., H. sylvatica S. VidalMengkulang, teraling; Dungun, talutung, lesi-lesi.
26.PenjalinCeltis spp.Rempelas, ki jeungkil, ki endog (Sd.), cengkek (Jw.), pusu (Sumbawa)
27.PerupukLophopetalum spp.; mis. L. javanicum (Zoll.) Turcz., L. multinervium Ridl., L. subobovatum King, L. wightianum Arn.Kerupuk (Smt.), pasana (Klm.), mandalaksa (Jw.), aras
28.PinangPentace spp.Melunak, ki sigeung, ki sinduk, kelembing
29.PulaiAlstonia spp. (di antaranya A. pneumatophora Back., A. scholaris R.Br., A. spatulata Bl., A. macrophylla Wall., A. spectabilis R.Br.)Kayu gabus, rita, gitoh, bintau, basung, pule, pulai miang. Ingg.: white cheesewoodmilkwoodmilky pine.
30.RasamalaAltingia excelsa NoroñaTulasan (Smt.), mandung (Min.), mala (Jw.)
31.ResakVatica spp.; mis. V. maingayi Dyer, V. oblongifolia Hook.f., V. rassak Bl.Damar along, resak putih

Kelompok Jenis Kayu Rimba Campuran/Kelompok Komersial Dua[sunting | sunting sumber]

No.Nama PerdaganganNama IlmiahNama-nama Daerah
1.BakauRhizophora spp. dan Bruguiera sppTumu, Lenggadai, Jangkar, TanjangPutut, Busing, Mata buaya
2.BayurBalang, Walang, Wadang, Wayu
3.BenuangOctomeles sumatrana Miq.Benuang bini (Klm.), winuang (Slw.)
4.BerumbungAdina minutiflora Val.); Pertusadina spp.Kayu lobang, Barumbung, Kayu gatal
5.BintangurCalophyllum spp.; mis. C. calaba L., C. inophyllum L., C. papuanum Lauterb., C. pulcherrimum Wall.ex Choisy, C. soulattri Burm.f.Bintangor, penaga; NyamplungSulatri; Bunoh, bintangur bunut
6.BipaPterygota spp.Kayu wipa
7.BowoiSerianthes minahassae Merr. & Perry (Syn. Albizia minahasae Koord.)Rayango, Merang, Terangkuse
8.BugisKoordersiodendron pinnatum Merr.Grepau
9.CengeMastixia rostrata BI.Cenge, Cingo
10.DuabangaDuabanga moluccana BI.Benuang laki, Takir, Aras, Raju mas
11.EkaliptusEucalyptus spp.; mis. E. alba Reinw.ex Bl., E. deglupta Bl., E. urophylla S.T. BlakeKayu putih; Leda, aren (Mlku.), tampai; Ampupu (Timor),
12.GelamMelaleuca spp.Kayu putih
13.GempolNauclea spp.Wosen, Klepu pasir, Anggrit
14.GopasaVitex spp.Teraut, Laban
15.Gerunggang/DerumCratoxylum spp.; mis. C. arborescens (Vahl) Bl., C. cochinchinense (Lour.) Bl.Madang baro; Mampat, butun; kemutul, temau; edat
16.JabonAnthocephalus spp. (A. chinensis (Lamk.) A.Rich ex Walp. dan A. macrophyllus (Roxb.) Havil.)Kelampayan (Mly.), laran (Klm.), semama (Amb.). Ingg.: cadamba.
17.Jambu-jambuSyzygium spp. [3]Kelat, Ki tembaga, Jambu
18.Kapas-kapasanExbucklandia populnea R. BrownHapas-hapas, Tapa-tapa, Leman
19.Kayu keretaSwintonia spp.Rengas sumpung, Merpauh, Bagel mirah
20.KecapiSandoricum spp.Papung, Kelam, Sentul
21.Kedondong HutanSpondias spp.Coco, Kacemcem leuweung
22.KelumpangSterculia spp.Kepuh, Kalupat, Lomes
23.Kembang semangkokScaphium macropodum J. B.Kepayang, merpayang (Smt.)
24.KempasKoompassia malaccensis Maing.Hampas, impas, tualang ayam
25.KenangaCananga sp.Kananga
26.KeranjiDialium spp.; mis. D. indum L., D. platysepalum Baker, D. procerum (v.Steen.) SteyKayu lilin; Maranji
27.KetapangTerminalia spp.Kalumpit, Klumprit, Jelawai, Jaha
28.KetimunanTimonius spp.Seranai, Temirit, Kayu reen
29.LancatMastixiodendron spp.Kundur, Modjiu, Raimagago
30.LaraMetrosideros spp. dan Xanthostemon spp.Lompopaito, Nani, Langera
31.MahangMacaranga spp.MerkubungMara, Benua
32.MedangLitsea firma Hook f.; Dehaasia spp.Manggah, Huru kacang, Keleban, Wuru, Kunyit
33.MempisangMezzetia parviflora Becc.; Xylopia spp.; Alphonsea spp.; Kandelia candel DruceMahabai, Hakai rawang, Empunyit, Jangkang, Banitan, Pisang-pisang
34.MendarahanMyristica spp., Knema spp.Darah-darah, Tangkalak, Au-au, Ki mokla, Kumpang, Kayu luo, Huru
35.MenjalinXanthophyllum spp.Lilin, Ki endog, Segi landak
36.MentibuDactylocladus stenostachys Oliv.Jongkong, merebung
37.MerambungVernonia arborea Han.Merambung, sembung
38.PunakTetramerista glabra Miq.Kayu malaka (Smt.), cerega (Klm.)
39.PuspaSchima spp.; terutama S. wallichii Korth.Seru (Jw.), simartolu (Smt.), madang gatal (Klm.)
40.RengasGluta aptera (King) Ding HouRengas tembaga, Rangas
41.SanintenCastanopsis argentea A. DC.Sarangan (Jw.), ki hiur (Sd.), kalimorot
42.SengonParaserianthes falcataria (L) NielsenJeungjing, Tawa kase, Sika (Maluku)
43.SepatBerrya cordofolia Roxb.Waru gunung, Kalong
44.SesendokEndospermum spp.; mis. E. diadenum (Miq.) Airy Shaw, E. moluccanum (T & B) Kurz, E. peltatum Merr.Sendok-sendok, kayu labuh (Smt.), kayu bulan (Mly.), garung (Klm.); Kayu raja (Mlku.)
45.SimpurDillenia spp.; mis. D. grandifolia Wall., D. obovata Hoogl., D. pentagyna Roxb.Sempur, segel, janti, dongi
46.SurianToona sureni Merr.Suren, kalantas
47.TembesuFagraea spp.; mis. F. fragrans Roxb., F. sororia J.J. Sm.Tomasu (Smt.), kulaki (Slw.), malbira, ki tandu
48.TempinisSloetia elongata Kds.Damuli, Kayu besi
49.TepisPolyalthia glauca Boerl.Banitan, Pemelesian, Kayu tinyang, Kayu bulan, Banet, Kayu kalet
50.TenggayunParartocarpus spp.Buku ongko, Pejatai, Purut bulu
51.TerapArtocarpus spp.CempedakKulur, Tara, Teureup
52.TerentangCampnosperma spp.; mis. C. auriculatum (Bl.) Hook.f., C. brevipetiolatum Volkens, dll.Tumbus (Smt.), pauh lebi
53.Terentang ayamBuchanania spp.Pauhan, Antumbus, Talantang
54.T u s a mPinus spp.Pinus, Damar batu, Uyam
55.UtupAromadendron sp.U t u p

Kelompok Jenis Kayu Eboni/Kelompok Indah Satu[sunting | sunting sumber]

No.Nama PerdaganganNama IlmiahNama-nama Daerah
1.Eboni bergarisDiospyros celebica Bakh.Maitong, Kayu lotong, Sora, Amara
2.Eboni hitamDiospyros rumphii Bakh.Kayu hitam, Maitem, Kayu waled
3.E b o n iDiospyros spp.; di antaranya D. areolata King et G., D. cauliflora BI., D. ebenum Koen, D. ferrea Bakh., D. lolin Bakh., D. macrophylla BI.Baniak, Toli-toli, Kayu arang, Kanara, Gito-gito, Bengkoal, Malam

Kelompok Jenis Kayu Indah/Kelompok Indah Dua[sunting | sunting sumber]

No.Nama PerdaganganNama IlmiahNama-nama Daerah
1.BonginIrvingia malayana Oliv.Pauh kijang, Sepah, Kayu batu
2.BungurLagerstroemia speciosa Pers.Ketangi, wungu (Jw.), tekuyung, benger
3.CempakaMichelia spp., Elmerrillia spp.Minjaran, Wasian, Manglid, Sitekwok, Kantil (Jw.), Capuka
4.CendanaSantalum album L.Kayu kuning, Lemo daru
5.DahuDracontomelon spp.; mis. D. dao Merr. & Rolfe, D. mangiferum Bl.Dao, basuong (Smt.), sengkuang (Mly.), koili
6.JoharSenna spp.[4]Juar, Trengguli, Sebusuk, Bobondelan
7.KukuPericopsis mooniana Thw.Kayu laut, Papus, Nani laut
8.KupangOrmosia spp.Kayu ruan, Saga
9.LasiAdina fagifolia Ridl.Adina, Kilaki
10.MahoniSwietenia spp.; mis. S. macrophylla King, S. mahagoni (L.) Jacq.Mahoni
11.MelurDacrydium spp.; Podocarpus spp. dan Phyllocladus spp. Mis. Dacrydium junghuhnii Miq.Alau, cemantan (Klm.); Jamuju, kayu embun (Slw.), sampinur bunga (Smt.); Sampinur taliKayu cina; Ki merah, Sandu
12.MembacangMangifera spp.Ambacang, Asam, Limus piit, Mempelam, Wani, Mangga
13.MindiMelia spp.; terutama M. azedarach L.Bawang kungut
14.NyirihXylocarpus granatum J. KonigNyireh, Niri
15.PasangQuercus spp.Mempening, Baturua, Kasunu, Triti
16.Perepat daratCombretocarpus rotundatus Dans.Marapat, Teruntum batu
17.Raja bungaAdenanthera sppSagaSegawe, Klenderi
18.RengasGluta spp.; Melanorrhoea spp.Ingas, Suloh, Rangas, Rengas burung
19.RaminGonystylus bancanus KurzGaharu buaya, Medang keladi, Keladi, Miang
20.Sawo kecikManilkara spp.; mis. M. fascicularis H.J. Lam & Maas Geest., M. kauki (L.) Dub.Subo, Ki sawo
21.SalimuliCordia spp.Kendal, Klimasada, Purnamasada
22.SindurSindora spp.; mis. S. bruggemanii de Wit, S. coriacea Maing., S. wallichii GrahamSepetir (Mly.), sasundur (Klm.), mobingo (Slw.)
23.SonokembangPterocarpus indicus Willd.Angsana, Linggua, Nala, Candana
24.SonokelingDalbergia latifolia Roxb.Linggota, sono sungu, sonobrits
25.SungkaiPeronema canescens JackJati seberang, Jati londo
26.TanjungMimusops elengi L.Sawo manuk (Jw.), karikis (Slw.)
27.TaposElateriospermum tapos BI.Kelampai, Setan, Kedui, Wayang
28.Tinjau belukarPteleocarpus lampongus Bakh.Lontar kuning
29.ToremManilkara kanosiensis H.j. L. et B. M.Sawai, Torem
30.TrembesiSamanea saman Merr.Ki hujan
31.UlinEusideroxylon zwageri T.et B.Kayu besi, bulian, kokon
32.WeruAlbizia procera Benth.Beru, Ki hiyang, Bengkal

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Soerianegara, I. dan RHMJ. Lemmens (eds.). 2002. Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 5(1): Pohon penghasil kayu perdagangan yang utama. PROSEA – Balai Pustaka. Jakarta. ISBN 979-666-308-2. Hal. 7
  2. ^ Secara internasional diperdagangkan sebagai resak. Sedangkan giam merujuk pada kayu-kayu berat marga Hopea. Lihat Soerianegara dan Lemmens, op. cit. hal. 141
  3. ^ Tertulis: Eugenia spp., marga yang tidak tepat
  4. ^ Tertulis: Cassia spp., nama yang usang
Diberdayakan oleh Blogger.

Services

JASA Tebang Pohon (rujik) Semarang

jasa tebang pohon di Semarang Jangan sungkan untuk menghubungi kami jika anda punya problem pohon besar yang ingin ditebang karena membah...

Blog Archive

Facebook

BTemplates.com

Advertisement

Blogroll

randomposts

About