kesalahan dalam menebang pohon sendiri

Biasanya jika ingin menebang pohon harus punya perkiraan yang tepat kearah mana pohonnya tumbang atau menggunakan tali untuk mengarahkan tumbangnya pohon. Orang ini menebang pohon tidak menggunakan tali dan perkiraan tumbang pohonnya meleset, Jadinya menimpa rumahnya sendiri. Penyesalan selalu datangnya belakangan

ini contoh2 cara menebang yang kurang strategi dalam penebangan




ahli tebang pohon daerah semarang

Melayani penebangan dan pemangkasan pohon, yang dirasa membahayakan karena sudah terlalu tua, besar , tinggi , rapuk dan membahayakan keselamatan.
atau untuk kepentingan pembangunan perumahan, pembuatan jalan ... dll.
Ditangani oleh tenaga ahli yang sudah berpengalaman dibidangnya, dengan peralatan yang sesuai kebutuhan yang diperlukan.
Kami siap menjadi mitra Anda.
Kami ada dikota semarang
Anda serius hub kami Hp : 081390566107





jasa tukang potong pohon.jasa tukang pangkas pohon.jasa tukang tebang pohon

jasa tukang potong pohon.

jasa tukang pangkas pohon.

jasa tukang tebang pohon






rujik anto (ujik)
hp : 081390566107


Kami adalah jasa tukang tebang pohon,
Jasa potong pohon dan jasa pangkas
pohon dan kami melayani jasa panggilan
Untuk wilayah kota semarang dan sekitarnya.
Dan tentunya harga yang kami tawarankan
Sangat bersaing dan relatif murah.
Demikian terima kasih.

Mahalnya Biaya Tebang Pohon di Amerika





Beberapa hari yang lalu di kota kami ada angin kencang sekali melibas daerah kami. Kuatnya angin itu sampai merobohkan beberapa pohon di halaman rumah kami. Untungnya pohon-pohon yang tumbang jaraknya jauh dari bangunan rumah. Tapi ketika angin kencang itu selesai beraksi, suami bilang ada satu pohon disamping rumah yang hampir tercerabut dari akarnya dan posisinya sekarang menyender pada pohon lainnya. Pohon itu kalau kena angin kencang lagi bakal tumbang beneran dan dikhawatirkan tumbangnya menghantam atap dapur. Dengan diameter pohon tersebut yang berkisar 25 cm dengan tinggi hampir 15 meter, rasanya bakal lumayan merusak rumah kalau sampai mendarat di atap dapur kami dimana saya berkantor. Iya, dapur kan kantornya ibu-ibu rumah tangga macam saya. Selain dapurnya yang dikhawatirkan rusak tapi nyawa orang yang ada di dapur lebih terancam kalau sampai atap dapur ketiban pohon itu. Sebenarnya kalau menurut saya nggak bakal itu pohon tumbang ke rumah kami tapi menurut suami pohon itu tetap bakal menghantam atap dapur kalau ada angin kencang lagi sehingga dia memutuskan untuk menebangnya. Saya fikir mau dia tebang sendiri karena di kampung kan kebiasaan nebang-nebang begitu ya dilakukan sendiri. Lagian dia juga beli gergaji besar, kirain saya buat nebang pohon itu. Ternyata katanya dia harus membayar tukang tebang profesional. Lha terus itu gergaji mesin gede buat apa ya Katanya itu gergaji cuma buat motong batang-batang pohon sekitar rumah yang kecil-kecil, bukan ukurannya buat nebang pohon gede.  Oooohh, kata saya. Jadi kita harus bayar tukang tebang pohon untuk melakukannya. Tukangnya juga bukan sembarang tukang tapi yang sudah bersertifikasi dan memiliki asuransi. Asuransi ini diperlukan andai tukangnya itu mengalami kecelakaan saat melakukan pekerjaan tebangnya, dia punya asuransi sendiri, jadi tidak kita yang menanggung biaya perawatan dan pengobatannya. Untuk bagian sertifikasi dan berasuransi ini, saya benar2 geleng2 kepala, karena di kampung gak pernah dengar ada tukang kayu bersertifikasi dan berasuransi. Yang penting bisa pegang gergaji dan bisa nebang pohon dengan benar aja. Tukang tebang pohon profesional pun dihubungi dan dia datang mengontrol pohon yang mau ditebang untuk memberikan gambaran harga kira-kira berapa biaya untuk memotong pohon yang kita mau tebang. Suami sebelumnya sudah bilang kalau harga tebang pohon itu mungkin mencapai 650 dolar. Ternyata pas dicek sama tukang tebangnya, dia bilang 950 dolar. Mulut saya sampai menganga. Kalau dirupiahin kan itu 10 juta lebih. Mengurut dada deh saya beneran kalau dengar duit-duit gede begitu. Saya mau bilang tidak, karena saya fikir kalau sampai pohon itu tumbang kena rumah ya lapor aja sama pihak asuransi rumah. Tapi suami saya bilang, dengan kondisi pohon yang sudah kita tahu bakal tumbang ke rumah andai ada angin kencang atau badai, dan kita membiarkannya menunggu roboh sendiri, besar kemungkinan pihak asuransi tak akan mau membayar klaim kita. Kalau mereka tidak mau bayar, berarti kita sendiri ntar yang harus benerin kerusakan rumahnya. Biaya benerin atap rumah disini kalau sampai kena pohon itu, tentu saja bakal lebih dari 950 dolar. Akhirnya saya menyerah setuju. Tukang tebang pohon pun beberapa hari kemudian datang. Kirain mau ditebang sendirian, ternyata yang datang itu 4 orang saparakanca alias satu grup plus dua truk dan crane. Mereka pun mulai bekerja dengan melempar tambang-tambang ke pohon sekitar pohon yang mau ditebang. Tujuannya agar pohon yang ditebang itu pas ditebang nanti jatuhnya ke arah yang berlawanan dengan posisi dapur kami.  Setelah tambang itu ditalikan kesana dan kesini, maka mulailah gergaji besar beroperasi menyakiti si pohon itu.  Mula-mula si pohon dipotong beberapa inch dari akarnya, kemudian gergajian kedua, si pohon dipotong satu meteran dari ujung tadi, begitu pun potongan ketiga yang mengakibatkan kini posisi pohon itu menggelantung di tambang yang mengikatnya di puncaknya. Terakhir, giliran truk yang menurunkan pohon itu dari gelantungan si tambang yang mengikatnya. Si batang-batang serta rantingnya mereka masukan ke mesin penghancur jadi serbuk. Ketika truk itu datang dan melihat banyak serbuk kayu didalamnya, saya fikir mereka bawa2 sampah, ternyata itu adalah serbuk2 kayu dari hasil penghancuran batang-batang kayu yang mereka tebang. Saya tertawa melihatnya sementara tukang-tukang tebang sibuk memotong bongkahan pohon yang ditebang menjadi beberapa bagian dan ditumpuk-tumpuk.
  Dokpri Proses menebang kayu ini seperti mudah, tapi saya setelah saya hitung waktunya sejak mereka datang melihat-lihat dan melempar tambang-tambang hingga selesai, total memakan waktu 3 jam. Wehhhh... lama juga ternyata.  Melihat banyaknya pohon-pohonan di sekitar rumah kami saya fikir kami bisa menjualnya kayak di Indonesia menanam pohon Jenjeng. Melihat biaya tebangnya mahal begini, pantesan suami bilang lebih baik dibiarkan buat  menampung oksigen daripada ditebang lagian pohon-pohon yang kami miliki ini jenisnya kayu berkualitas rendah kalau untuk bahan bangunan atau furniture. Padahal kalau dilihat secara kasat mata menurut saya kelihatannya lebih baik dari kayu Jenjeng deh dan kayu jenjeng di kampung saya sering dijadikan bahan bangunan tapi tidak disini. Karena disini untuk bahan bangunan kayunya rata2 berkualitas bagus seperti kayu Oak. Tak heran rumahnya pada tahan lama walaupun terbuat dari kayu. Beda banget dengan rumah-rumah di kampung kami yang dalam hitungan belasan tahun biasanya sudah rusak atapnya maupun pilar-pilar jendela dan sebagainya.


Investasi Kebun Jabon Bagaikan Investasi Kebun EMAS

Meningkatnya populasi penduduk menyebabkan peningkatan kebutuhan papan, sandang dan pangan. Kebutuhan papan dan sandang banyak dipenuhi dari bahan baku berupa kayu, sehingga industri kehutanan  yang berbasis kayu semakin berkembang pesat. Namun pada saat ini pasokan bahan baku dari hutan alam sudah semakin menurun, karena overexploitasi maupun bencana alam, sehingga laju kerusakan hutan alam di Indonesia telah mencapai angka 1,08 juta ha/tahun (Departemen Kehutanan, 2007).

Semakin menurunnya pasokan kayu dari hutan alam tersebut memicu berkembangnya keinginan nasional untuk: 1) mengembangkan dan mempromosikan industri-industri pengolahan kayu khususnya pulp dan kertas, dan 2) pengelolaan jenis pohon yang cepat tumbuh dan tegakan –tegakan monokultur,serta harapan yang besar terhadap produktivitas yang tinggi. Hal ini menyebabkan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) berkembang dengan cepat di Indonesia. Menurut Ahmad (2000),saat ini pemerintah telah memberikan izin pembangunan HTI seluas +/- 7,5 juta ha, akan tetapi realisasi penanaman sampai dengan bulan September 1999 baru mencapai +/- 20.614.208,77 m3.

Walaupun berkembang pesat, namun bahan baku industri juga masih kekurangan bahan bakunya. Pada tahun 2007 pemerintah mengimpor bahan baku kayu sebanyak 104.431,31 m3. Untuk mengatasi kekurangan bahan baku tersebut diperlukan program pembudidayaan kayu secara komersial untuk menghasilkan kayu bermutu dengan nilai yang lebih tinggi.

Jabon (Antocephalus cadamba (Roxb.) Bosser.) merupakan salah satu jenis pohon yang dapat dijadikan sebagai bahan baku industri, baik industri kayu pertukangan, pulp dan kertas maupun veneer. Dibandingkan dengan jenis-jenis kayu yang lain, kayu jabon merupakan jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat, berbatang silindris dan lurus, kayunya berwarna putih kekuningan tanpa terlihat serat yang sangat baik dipergunakan untuk pembuatan kayu lapis maupun kayu gergajian.

Mengapa Jabon?

Jabon atau dalam bahasa latinnya disebut Anthocephalus Cadamba merupakan tanaman kayu yang sebenarnya tumbuh liar di hutan. Tumbuhan ini sebenarnya di tahun 1970-an sangat terkenal namun karena perkembangan ekploitasi hutan dan beralih fungsinya hutan menjadi ladang atau kebun menjadikan tanaman ini sulit ditemukan.
Jabon termasuk dalam divisi Spermatophyta (tumbuhan berbiji), Sub divisi Angiospermae (tumbuhan biji tertutup), Class Dicotyledoneae, Ordo Rubiales, Family Rubiaceae, Genus Anthocephalus, Species A.Cadamba , Sinonim dari A. Cadamba adalah A. Indicus, A. Morindaefolius, sedangkan nama lokalnya adalah Jabon, Kelampayan, Kawak, (Indonesia), Kadam (India). Tinggi pohon dapat mencapai 45 m, batang lurus dan silindris, bertajuk tinggi dengan cabang mendatar,kadang-kadang berbanir sampai ketinggian 1,50 m, kulit luar berwarna kelabu –coklat sampai coklat,sedikit beralur dangkal, tinggi bebas cabang bisa diatas 25 m, dengan diameter dapat mencapai 160 cm, namun umumnya kurang dari 100 cm, terkadang dengan banir kecil setinggi 2 m. Daun berukuran 13-32 cm x 7-15cm.  Daun dan kulit batang digunakan dalam pengobatan tradisional.  Bunga majemuk dan buah diberitakan dapat dimakan.
Tanaman jabon merupakan tanaman yang dapat menjadi konservasi bagi tanah dan hutan karena sifatnya yang memiliki akar serabut dan banyak sekali menyerap air. Sebagai tanaman hutan, jabon jarang sekali dibudidayakan karena karakteristik tanamannya membuat budidaya jabon menjadi unik dan sangat tergantung pada alam sehingga tidak dapat direkayasa. Tanaman jabon mulai dilirik oleh pelaku ekonomi semenjak bahan baku industri  perkayuan memiliki keterbatasan sumber daya sehingga memerlukan alternatif bahan baku. Ketersediaan bahan baku industri perkayuan seperti jati, sengon, mahoni, dan lain-lain sangat terbatas karena memang umur tebang pohon yang relatif lama (lebih dari 8 tahun).

Secara ekonomis, jabon merupakan bahan baku untuk pembuatan industri multipleks, kertas, furniture, kerajinan tangan, pensil, korek api, peti pembungkus, cetakan beton, mainan anak-anak, pulp, dan konstruksi darurat yang ringan, dan lain-lain.

Morfologi Jabon

Tanaman jabon memiliki karakteristik yang unik sebagai berikut :

Jabon mudah tumbuh tanpa perlakuan khusus dan ekstrim.
Batang jabon memiliki karakteristik yang unik yaitu silindris dan tegak lurus.
Cabang jabon dapat rontok dengan sendirinya (self prunning) sesuai dengan umur dan iklim sehingga dapat mengoptimalkan tumbuh kembang batangnya secara mandiri.
Warna kayu jabon putih kekuning-kuningan sehingga memenuhi syarat karakteristik bahan baku furniture.
Serat kayu jabon padat halus sehingga sangat sesuai untuk bahan baku plywood atau furniture.
Jabon memiliki ekologi tumbuh optimal pada ketinggian 50 sampai 500 mdpl sehingga memiliki cakupan kesesuaian tanam yang lebih luas dibanding tanaman kayu yang lain.
Tanaman jabon dapat tumbuh pada pH tanah antara 4,5 sampai 7,5.
Tanaman jabon dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 1.500 sampai dengan 3.000 mm/th.
Suhu lingkungan tempat tanaman jabon tumbuh berkisar antara 14 – 40 C
Usia tebang jabon relatif singkat yaitu berkisar antara 5 sampai 8 tahun.
Daun dan Tajuk

Bentuk tajuk seperti payung dengan sistem percabangan melingkar. Daunnya tidak lebat dengan panjang 13-32 cm.
Batang,  Batang lurus silindris dan tidak berbanir.

Ciri dan karakteristik batang jabon adalah :
Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan mirip meranti kuning, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah. Selalu hijau. Di alam bebas pohon dapat mencapai tinggi 45 m dengan diameter lebih dari  100 cm,sedangan batas bebas cabangnya mencapai hingga 25 m. Pada umur 3 tahun tingginya dapat mencapai 17 m dengan diameter 30 cm.

Buah dan Bunga
Pohon jabon berbuah setiap tahun pada bulan Juni-Agustus. Buahnya merupakan buah majemuk berbentuk bulat dan lunak, mengandung biji yang sangat kecil. Jumlah biji kering udara 18-26 mjuta butir/kg. Buah yg berukuran sedang dapat menghasilkan sekitar 8.300 pohon. Biji yang telah dikeringkan dan disimpan pada tempat yang tertutup rapat dalam ruangan yang sejuk dapat tahan selama satu tahun. Bunga jingga berukuran keci, berkelopak rapat, berbentuk bulat.

Akar
Tanaman jabon memiliki dua jenis akar, yaitu akar tunggang dan akar lateral. Akar tunggang merupakan akar yang tumbuh kebawah dan biasanya berukuran besar. Fungsi utamanya menegakkan tanaman agar tidak mudah roboh. Sedangkan akar lateral merupakan akar yang tumbuh kesamping untuk mencari air dan unsur hara. Pada akar tunggang dan lateral, biasanya juga tumbuh akar-akar serabut atau sering disebut dengan rambut akaryang membantu menyerap air dan unsur hara.

Tentang Kayu
Tanaman kayu keras yang dapat tumbuh sangat cepat. Lingkar batangnya pada usia 6 tahun bisa mencapai diatas 40-50 cm. Kayunya berwarna putih krem sampai sawo kemerah-merahan, mudah diolah, lunak dan ringan.

Kelas Kayu
Kelas keras III, kelas awet V

Hasil Kayu
Dapat dibuat sebagai bahan bangunan non konstruksi, meubel, veneer, mainan anak-anak, korek api, peti pembungkus, furniture, bahan plywood (kayu lapis).

Botani Jabon
•    Penyebaran dan Habitat
    Distribusi alami dimulai dari Nepal dan India,menuju Thailand dan Indochina serta bagian timur kepulauan Malaya hingga Papua Nugini. Tanaman ini telah diintroduksi di Afrika serta Amerika Tengah dan mampu beradaptasi dengan baik.
    Di Indonesia, tanaman ini terdapat di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sumbawa, Sulawesi dan Irian Jaya
    Merupakan tipikal tanaman pioneer dan umum terdapat di hutan sekunder. Jenis yang memerlukan cahaya dan tidak toleran terhadap cuaca dingin.
    Pada distribusi alaminya, tanaman ini tumbuh baik pada ketinggian 50-500 mdpl dengan rata-rata curah hujan lebih dari 1.500 mm/tahun. Pada jenis tanah lempung, podsolik coklat an aluvial lembab yang umumnya terdapat di sepanjang sungai yg ber-aerasi baik.
    Namun demikian jabon dapat pula tumbuh pada daerah kering dengan curah hujan sedikitnya 200 mm/tahun serta toleran pada kondisi air tergenang yang periodik.

•    Sifat Fisik
Kayu teras berwarna putih semu-semu kuning muda, lambat laun menjadi kuning semu-semu gading, kayu gubal tidak dapat dibedakan dari kayu teras. Tekstur kayu agak halus sampai agak kasar. Arah serat lurus, kadang-kadang agak berpadu. Permukaan kayu licin atau agak licin mengkilap atau agak mengkilap.

•    Tempat Tumbuh
Jabon kebanyakan tumbuh di tanah alluvial lembab di pinggir sungai dan di daerah peralihan antara tanah rawa dan tanah kering yang kadang-kadang di genangi air. Selain itu dapat juga tumbuh dengan baik pada tanah liat, tanah lempung, podsolik coklat, tanah tuf halus atau tanah lempung berbatu yang tidak sarang.
Jenis ini memerlukan iklim basah hingga kemarau kering di dalam hutan gugur daun dengan tipe curah hujan A dan D, mulai dari dataran endah sampai ketinggian sekitar 900 m dari permukaan laut.

•    Pertumbuhan
Pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia). Jabon tergolong tumbuhan pioneer sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung potsolik coklat, atau tanah berbatu. Sejauh ini jabon bebas serangan hama dan penyakit,termasuk karat tumor yang kini banyak menyerang sengon.

•    Hama dan Penyakit
Tanaman muda biasa dimakan binatang liar seperti rusa dan banteng. Jamur Gloesporiumanthocephali dapat mengakibatkan rontoknya daun sebagian atau seluruhnya dan mati pucuk. Sering daun dimakan oleh aneka serangga sedangkan bibit dimakan oleh binatang buruan. Pohon dengan daun yang berlubang-lubang serius sangat lazim tetapi biasanya akan pulih dengan baik. Hama yang dilaporkan di Filipina antara lain ulat pembuat terowong daun Pyralis sp, penggerek Pterodepleryx sp. Dan ulat bertanduk.

•    Penanaman dan Perawatan
Jabon adalah tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan banyak perlakuan khusus dalam budidayanya.

•    Pemasaran
Karena jenis kayunya yang berwarna putih agak kekuningan dan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis (plywood), industri meubel, pulp, produsen peti buah, mainan anak-anak, korek api , alas sepatu, papan, tripleks, dan lain-lain. Hal inilah yang menyebabkan pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan industri kayu lapis siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

•    Data Pertumbuhan dan Panen
Mencapai usia optimal panen pada usia 5-8 tahun. Pertumbuhan diameter pohon antara 5-10 cm/th.

Nilai Ekonomi Jabon
Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Perkiraan dalam 4-5 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 625 pohon berumur 4-5 tahun sebanyak 800-1.000 m3/ha. Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2 juta/m3. Dengan harga jual Rp1,2 juta/m3 dan produksi 800 m3, maka omset dari penanaman jabon mencapai Rp 960 juta/ha. Saat ini  harga per m3 jabon berumur 4 tahun mencapai Rp 716.000; umur 5 tahun Rp 837.000. Andai harga jabon tak terkerek naik alias Rp 716.000/m3, maka omset dari budidaya jabon hanya Rp 572.800.000.

Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada tanaman jabon setelah dipanen pada usia 8-10 tahun (asumsi harga terendah, dan batang terkecil) pada setiap batang kayu jabon diperoleh :
    Tinggi batang yang bisa terjual rata-rata 12m.
    Diameter batang rata-rata 30cm.
    Maka dari tiap batang pohon jabon menghasilkan kayu yang bisa dijual  sebanyak 1,5 m3, sedangkan harga per kubik saat ini  Rp 1.000.000,-
    Sehingga harga terndah 1 batang pohon jabon usia 8-10 tahun minimal seharga Rp 1.500.000,-
Sebagai acuan,harga kayu jabon perkubik pada tahun 2009 adalah sebagai berikut :
1.    Diameter 30-39 cm, Rp 1.000.000,-
2.    Diameter 40-49 cm, Rp 1.100.000,-
3.    Diameter > 50 cm, Rp 1.200.000,-

 Harga inii diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan dan permintaan yang semakin bertambah tiap tahunnya,sedangkan persediaan kayu jabon semakin lama semakin terbatas. Dalam luasan 1 Ha lahan, analisa optimal kami adalah penanaman +/- 625 batang bibit jabon dengan jarak tanam 4 m x 4 m.

Peluang Investasi Jabon
Menanam jabon bagaikan membangun mimpi, sebab kebutuhan kayu  akan terus meningkat karena saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak indutri tutup akibat kekurangan pasokan kay, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat teru. Investasi tanaman keras/kayu yang menguntungkan dan menjanjikan . Berdasarkan karakteristik jabon dan keunggulannya secara ekonomis maka kita perlu melirik jabon menjadi salah satu alternatif untuk usaha karena memiliki peluang yang masih terbuka lebar dan sangat berpotensi return (tingkat pengembalian modal) yang besar bagi kegiatan investasi.

Lahan tidur atau lahan kosong yang tidak digarap, pada dasarnya hanya ditumbuhi oleh semak belukar dan ilalang yang tidak bernilai ekonomis. Oleh karena itu, pada program infestasi ini dilakukan penggarapan pada lahan tidur sebagai investasi pada tanaman jabon yang sangat bernilai ekonomis di masa sekarang maupun di masa yang akan datang mengingat semakin tingginya permintaan kayu untuk  keperluan industri perkayuan dengan sistem Agroforestry (tumpang sari).

Selain untuk memanfaatkan dan meningkatkan produktivitas lahan kosong yang tidak tergarap optimal, program investasi ini bertujuan untuk :
a)    Meningkatkan kesadaran menanam pohon kepada lingkungan sekitar.
b)    Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang menanam sejak dini.
c)    Membuka lapangan kerja baru bagi diri sendiri khususnya dan bagi lingkungan sekitar pada umumnya dengan menawarkan sistem bercocok tanam yang lebih bernilai ekonomis dibandingkan dengan tanaman palawija.
d)    Memanfaatkan dengan optimal lahan tidur dan lahan yang belum dimanfaatkan dengan sistem kerjasama (bagi hasil) dengan pemilik lahan.

Jadwal pelaksanaan Program
Program ini akan dilaksanakan selama 6 tahun dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
No    Uraian                         Tahun ke
1            2          3         4          5         6
1    Persiapan Lahan             x
2    Pengolahan Lahan         x
3    Penanaman                      x
4    Pemeliharaan                  x            x           x         x         x           x
5    Pemanenan                                                                                       x

Skenario Program :

Lahan yang digunakan seluas 1 hektar berupa lahan yang telah dialihkan kepemilikannya kepasa Pihak I (Investor) dan dikerjasamakan untuk pengusahaan hutan rakyat jabon  oleh PJM  dengan sistem bagi hasil (80:20)
Lahan akan disediakan oleh PJM di Cigobang Kab. Cirebon . Proses pembelian lahan dan pengalihan kepemilikan dari pemilik lahan ke investor akan dilakukan oleh PJM.
Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 3 m x 3 m, dengan jumlah bibit 1000 batang jabon.
Tanaman tumpangsari akan diusahakan dalam jalur antara tanam. Kerjasama pengusahaan tanaman tumpangsari dilaksanakan dalam kesepakatan tersendiri dengan hasil tumpangsari sesuai kesepakatan.
Pihak I (Investor) bertanggung jawab dalam penyediaan dana investasi dan dana pembelian lahan.
Dana investasi yang harus disediakan investor adalah sesuai RAB yang di buat oleh team PJM.
Dana pembelian lahan yang harus disediakan investor berkisar berkisar Rp. 4000/m, untuk pembelian diatas 10ha akan mendapat potongan Rp. 500/m. Dana tersebut sudah mencakup biaya pengurusan, pengalihan hak tanah dan akte notaris sebesar 20% dari harga jual tanah.
Dana pembelian lahan tersebut dapat dibayarkan bertahap 50% pada saat persetujuan dan 50% pada saat surat-surat selesai.
Pihak I berhak atas kepemilikan hak atas lahan sejak dilunasinya dana pembelian lahan.
Pihak II (PJM) bertanggungjawab dalam pengelolaan pengusahaan jabon yang meliputi proses pengesahan akta notaris, kegiatan survey lahan, penyiapan bibit, persiapan lahan, hingga pemasaran hasil kayu.

jasa angkut dan potong pohon semarang

Jasa Tebang Pohon 081390566107/ WA : 081390566107 ( Bpk. RUJIK)

Nama: Bapak RUJIK
Telepon: 024-8508434
https://rujik-anto.blogspot.com/
Website: http://rujik-jasatebangpohon.blogspot.co.id/

JIKA ANDA INGIN POHON ANDA DITEBANG, ATAU HANYA DIPANGKAS SAJA, HUBUNGI SAYA DI NO HP 081390566107. HARGA DISESUAIKAN dgn JENIS POHON & TINGKAT KESULITANNYA. .

HARGA SUDAH TERMASUK PEMBUANGAN SAMPAH & KAYU dari HASIL PENEBANGAN. COCOK UNTUK DI PERUMAHAN, GEDUNG, DLL.

HUB.  081390566107/ WA : 081390566107 ( Bpk. RUJIK)

catatan :
tidak hanya pohon saja, melayani jasa angkut dll











JASA Tebang Pohon (rujik) Semarang

jasa tebang pohon di Semarang


Jangan sungkan untuk menghubungi kami jika anda punya problem pohon besar yang ingin ditebang karena membahayakan, merusak pembangunan rumah / gedung , Penebangan pohon untuk pengembangan pembangunan/ usaha dll

Cepat Bersih dan Rapi dengan mengunakan senso./ graji mesin khusus potong pohon.

Kami ada di Kota Semarang, dengan tenaga ahli dibidang penebangan pohon.

Kami siap menjadi mitra kerja anda.





Hubungi Bp. RUJIKANTO no HP :081390566107 / WA : 081390566107
alamat Jalan Talang Barat II RT4/RW4
KEL. BENDAN DUWUR
KEC. GAJAHMUNGKUR
KOTA SEMARANG


TRIMAKASIH
Diberdayakan oleh Blogger.

Services

JASA Tebang Pohon (rujik) Semarang

jasa tebang pohon di Semarang Jangan sungkan untuk menghubungi kami jika anda punya problem pohon besar yang ingin ditebang karena membah...

Blog Archive

Facebook

BTemplates.com

Advertisement

Blogroll

randomposts

About